Langsung ke konten utama

Whack A Mole

Whack A Mole 

Maryam 16mo


Alat dan Bahan :
• Botol plastik bekas
• dus bekas
• cutter
• lakban 
• karton
• teman bermain (Abi, Ummi atau Kakaknya)


🕹 Cara Bermain :
• Ajak anak mengawali dengan berdoa
• Mendeskripksikan kepada anak dan memberi contoh pada anak
• Minta anak memulai bermain dengan terlebih dahulu memasukan koin ke lubang permainan
• Minta anak memegang pemukul dan teman main (Abi nya) berperan sebagai _mole_ 
• Membiarkan anak untuk memukul setiap ia melihat _mole_ yang dikendalikan Abinya keluar dari lubang.





Checklist Indikator :
🌸 Moral & Nilai Agama
• Mengikuti bacaan doa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan

🌸 Sosial, Emosional & Kemandirian

• Mulai berminat bermain dengan teman dengan mainan yang sama
• Mengekspresikan rasa senang

🌸 Kognitif
• Menyebut nama benda sederhana

🌸 Bahasa
• Melaksanakan beberapa perintah sederhana
• Meniru kata dan suara

 Fisik atau Motorik
• Memegang dan memukul benda
• Memasukkan benda ke dalam lubang


Manfaat aktivitas :
• Melatih fisik motorik
• Melatih kordinasi tangan dan mata
• Melatih konsentrasi 
• Membuat anak senang dan penasaran

#idemainanak
#idemain
#diytoys

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fii Amanillah Abi

Sebuah cerita pengalaman seorang anak berusia 6 tahun saat qodarullah harus ditinggal dalam waktu yang cukup lama oleh ayahnya. Cerita ditulisnya dalam buku tulis bertuliskan tangan, sesuai bahasa yang ia tahu dibantu pertanyaan-pertanyaan pemantik dari Ummi agar alurnya pas.  Dibukukan dalam sebuah ebook yang bisa dibaca dan digunakan oleh siapapun untuk kebutuhan literasi. Tidak untuk dikomersilkan.  Salam literasi  Unduh cerita versi pdf di  Fii Amanillah Abi Cerita versi audio book di  Audio Book  atau  https://www.instagram.com/reel/CycAcd2yTq2/?utm_source=ig_web_copy_link&igshid=MzRlODBiNWFlZA==

Mentorship #4

Memasuki pekan ke 4. Aku bersyukur masih diberi kesempatan untuk bernafas, bersyukur masih diberi kesempatan untuk melakukan berbagai hal yang menjadi targetku di pekan ini. Alhamdulillah. Seperti yang ku targetkan di deadline pekan ini, aku melakukan terapi syukur, memperbanyak syukur dari sekecil apapun yang ada dari yang kulihat, yang kudengar, yang kurasa, yang kusentu dan kucium serta yang ku punya. MasyaaAllah.  Dan inilah ceritaku pekan ini. 

Mentorship #5

Bagi sebagian orang, jujur dan mengakui kesalah adalah sebuah hal yang mudah saja. Tapi mungkin bagi sebagian orang ini begitu sulit dan merasa harus merendahkan sisi keegoisannya. Di pekan ini kami ditantang untuk jujur mengakui kesalahan. Dan inilah sebuah kejujuran, semoga dengannya bisa menjadi semangat kembali untuk memperbaiki dan lebih baik lagi.  Pekan ini akupun entah kenapa merasa rindu dengan sang buddy. Hay dirimu Oktavia Winarti  aku tau kita lagi berproses sama-sama dengan cara dan tujuan yang berbeda. Tapi semoga semangat kita sama ya, semangat untuk tetap berjuang meraih apapun yang kita inginkan tanpa sedikitpun melupakan keterlibatan doa pada Yang Maha Kuasa atas segalanya. Allah Azza Wa Jalla.