Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Melatih Kemandirian Anak

Tak Mau Makan

Hari ke 12  Melatih Kemandirian Anak Tak Mau Makan  🌷 Temuanku hari ini  Malam ini saat hendak ku siapkan makan untuk anak-anak tiba-tiba kulihat si Kakak tak bersemangat. Padahal biasanya ia bersemangat makan apalagi dengan menu kesukaannya. Kuajak ia makan tetapi malah menolak.  "Ga mau makan Mi.." katanya  "Loh, kenapa ga mau .?" Tanyaku.  "Mau disuapin aja ahh takut berantakan nanti." Jawabnya.  Deg ! Aku merasa tersentak dengan jawabannya. Benarkah ia tak mau makan hanya karena tak mau berantakan dan tak mau membereskannya?  Oh iya, memang beberapa hari terakhir saat ku mulai melatih membereskan bekas makan sendiri, ia memang masih tampak tak bersemangat dan tidak tertarik. Lain halnya dengan kegiatan mencuci piring, setiap selesai makan ia sudah berinisiatif memakai celemek sendiri.  "Hemm, ga apa-apa berantakan juga. Nanti Ummi aja yang beresin. Kakak makan ya" bujuk ku lagi. Mencoba memahami apa yang membuatnya enggan makan apalagi m...

Aku Mau Sendok Besar !

Hari ke 11 Melatih Kemandirian Anak Aku Mau Sendok Besar !  🌷 Temuanku hari ini  Maryam beberapa hari ini memang sedang tak bersahabat dengan nasi. Jika aku siapkan piring makan di mejanya, maka yang ia makan terlebih dahulu adalah prohe, sayuran, dan prona. Terkadang nasi masuk hanya secuil atau bahkan tidak sama sekali dan berakhir jadi mainan.  Sebenarnya bisa disiasati dengan mengganti karbo jenis lain, tapi aku masih berusaha mencari tahu kenapa dan berusaha tetap menawarkan nasi.  Dan hari ini kebetulan menu makan adalah sayur sop, biasanya menu ini anak-anak tak menolak.  Awalnya aku hanya memberi Maryam nasi dan sayuran serta prohe nya kering saja tanpa air agar ia mudah memakannya. Tapi lagi-lagi nasi hanya jadi pajangan semata di mejanya yang sudah tak karuan. Baiklah kali ini aku coba memberikan Maryam sendok dewasa berharap ia tertarik menggunakannya sebagai alat makan. 🌷 Strong Why Selama ini ia memang sudah terbiasa makan sendiri, tapi makan meng...

Membereskan Bekas Makan

Hari ke 10 Melatih Kemandirian Anak Membereskan Bekas Makan  🌷 Temuanku hari ini "Kak, kok makannya berantakan lagi" Saat kulihat remah-remah nasi berserakan d karpet bahkan di baju dan celananya. Padahal memang selama ini aku sering memberikan sounding dan mencontohkan bagaimana agar bisa makan rapi dan tanpa berantakan banyak.  Maka, setelah sebelumnya Alhamdulillah si Kakak menjadi senang dan nagih dengan kegiatan mencuci piring. Kali ini aku akan mencoba melatih ia untuk membereskan bekas makannya sendiri. Untuk melakukan proses makan sendiri memang ia sudah terbiasa namun untuk membereskan setelahnya ia selama ini memang terlihat kurang tertarik.  🌷 Strong Why Agar ia lebih terbiasa bertanggung jawab untuk dirinya sendiri. Juga agar ia bisa lebih rapi ketika makan karena semakin ia berantakan ketika makan maka semakin banyak yang harus ia bereskan.   Dan tak selamanya aku ada untuk dirinya maka dimulai dari hal kecil dan hal yang ia bisa lakukan aku akan ...

Aku Sayang Adik

Hari Ke 9 Melatih  Kemandirian Anak Aku Sayang Adik 🌷 Temuanku hari ini Hari ini seperti biasa, aku selalu mengajak anak-anak di luar saat menjemur pakaian. Sementara aku menjemur pakaian biasanya anak-anak bermain untuk sekedar berlari-lari atau melihat tanaman-tanaman di teras rumah maupun melihat jalanan dengan hiruk pikuknya. Karena kebetulan rumah yang kami tempati saat ini berhadapan langsung dengan jalan raya.  Namun, pagi tadi si Kakak bermain dengan sepedanya. Sepeda bayi sih, hanya saja memang sepeda itu dulu dibeli untuk si Kakak saat belum ada adiknya.  Kulihat adiknya hanya memperhatikan Kakaknya yang sedang berusaha mengendarai sepedanya sendiri, maju mundur dan malah terkadang adiknya mendorong sepedanya agar sepedanya maju.  Lalu, ketika si Kakak turun dari sepeda. Kulihat Maryam mulai mendekati sepeda dan berusaha menaikinya sendiri. Tak berhasil kemudian ia meminta bantuan pada Kakaknya "naik naik.." ucapnya.  Aku masih dengan kegiatan menjemu...

Mencuci Piring Batch 2

Hari ke 8 Melatih Kemandirian Anak Mencuci Piring Batch 2  🌷 Temuanku hari ini  "Ummi, nanti aku mau cuci piring lagi ya.."  Ucap si Kakak tiba-tiba saat masih dalam kegiatan makan. Sontak hatiku pun merasa senang dengan keinginannya tanpa perlu diminta.  "Oke..tapi habisin dulu makannya ya" jawabku.  Ia pun kembali melanjutkan makannya, sampai hampir habis dan ia berkata "kenyang".  Aku pun membereskan remah-remah yang berserakan pasca si Kakak dan si adik makan.  Lalu dilanjutkan dengan mendampingi si kakak mencuci piring bekas makannya. Namun sebelumnya aku sengaja memakaikan celemek berharap agar bajunya tak basah terkena cipratan air saat mencuci piring. 🌷 Strong Why Karena tak selamanya aku sebagai ibu nya akan membersamainya. Maka ia harus memulai belajar melakukannya sendiri. Dimulai dari hal-hal kecil yang ia bisa. Mencoba menjadikannya sebuah kebiasaan sehari-hari.  🌷 Strategi Melatih Kemandirian  Strategi hari ke-2 melatih mencu...

Mencuci Piring

Hari ke 7  Melatih Kemandirian Anak Mencuci Piring 🌷 Temuanku hari ini  Pagi ini si Kakak seperti biasa, bangun lebih siang dibandingkan adiknya. Adiknya, Maryam sejak subuh tadi sudah bangun dan mandi sedang asyik dengan cemilan kue nya saat Kakaknya mulai menemuiku yang sedang dengan kegiatan perdomestikan.  Tak lama ia pun meminta ingin mandi, mungkin merasa tak nyaman dirinya sendiri yang belum mandi sementara adiknya sudah mandi dan wangi.  Aku pun memintanya mandi sendiri karena aku sedang menyelesaikan kegiatan memasak di dapur. Awalnya ia menolak, ingin aku temani. Namun setelah negosiasi akhirnya ia pun menurut dan mandi sendiri, dimulai dengan menggosok gigi, shampo, sabun dan membilasnya sendiri. Aku datang hanya bagian finishing saja, mengoreksi takutnya memang ada yang belum terbiasa air. Alhamdulillah.  Selang beberapa waktu, semuanya kusiapkan makan. Dan seperti biasa mereka ku ajak makan sendiri-sendiri. Si Kakak makan di karpet b...

Liburan Telah Usai

Hari ke 6  Melatih Kemandirian Anak Liburan Telah Usai 🌷 Temuanku hari ini Liburan, ya begitulah aku menamai hari-hari kami di rumah orang tuaku. Ku ibaratkan dengan mengunjungi dan menginap di rumah Mamah adalah liburan sedikit bagiku dan anak-anak.  Dan nyatanya hal itu memang membuat anak-anak senang. Bagaimana tidak di rumah neneknya, anak-anak biasanya dimanja oleh nenek dan bibinya. Apalagi si Kakak, seperti ada tempat perlindungan dan pelarian ia menjadi manja dan memanfaatkan momen. Segala sesuatu inginnya dengan nenek atau bibinya. Mandi, memakai pakaian, makan bahkan untuk urusan mengambil minum pun, ia ingin diambilkan.  Lalu aku? Aku memang geram sebenarnya melihatnya begitu manja di rumah neneknya. Namun kucoba menahan diriku, membiarkannya selama beberapa saat saja saat ada bersama neneknya dan menganggap itu adalah liburan baginya. Karena begitu kembali ke rumah kontrakan kami, semuanya akan kembali ku biarkan ia melakukan kemandirian untuk dirinya sendiri...

Ingin Mandi Sendiri

Hari ke 5  Melatih Kemandirian Anak Ingin Mandi Sendirj 🌷 Temuanku hari ini "Ni.. ni.."  Tiba-tiba tangan mungil Maryam ingin meraih gayung yang sengaja kupegang karena akan memandikannya. Aku berusaha mengelak karena aku tahu gayung penuh berisi air ini tentu saja tak akan mampu ia pegang karena berat. Ku guyurkan dahulu air penuh dari gayung yang kupegang, membilas sabun dan shampo yang ada pada tubuhnya yang tentu saja tadi ia juga yang belajar memakainya sendiri.  "Ni.. ni" ia kembali berteriak, meminta dan ingin meraih gayungku.  Baiklah kali ini kubiarkan ia mengambil alih gayung yang sejak tadi ia minta. Aku perhatikan apa yang akan dilakukannya dengan gayung itu, tanpa mencegahnya.  Kulihat ia mulai memasukan gayung pada jolang air mandinya. Lalu ia berusaha mengisi gayung dengan susah payah. Hasilnya tak penuh dan tak banyak paling hanya seperempat gayung, namun kulihat ia sumringah dan kembali berusaha mengangkat gayung berair itu.  Awalnya ...

Menyimpan & Mengambil Pakaian

Hari ke 4 Melatih Kemandirian Menyimpan dan Mengambil Pakaian 🌷 Temuanku hari ini Pagi ini terasa berbeda, qodarullah wa maa syaa-a fa'ala aku memang sedang kurang fit. Sejak kemarin aku diare dan pagi ini rasanya mual-mual ingin muntah. Rasanya memang ingin beristirahat, namun itu tak mungkin untuk pagi ini karena aku harus mengurus anak-anakku.  Alhamdulillah pagi tadi Kakak sudah mandi bersama neneknya, tinggal Maryam. Kali ini kucoba mengajaknya mandi, ia pun seperti biasa bersemangat memasuki kamar mandi. Ku coba iseng memintanya membuka pakaian sendiri.  "Ayo coba buka baju dan celana nya sendiri ya.."  Dengan bersegera ia memegang bajunya, kemudian berkata  "Sah .. saah.. " yang berarti susah. Hehe tentu saja aku tau anak seusianya masih kesulitan membuka pakaian sendiri, aku hanya ingin melihat semangatnya saja.  Lalu ku buka pakaiannya satu persatu, dan setelah semua terbuka aku coba sounding agar ia sendiri yang menyimpan pakaian bekas pakainya ke tem...

Memakai Sabun & Shampo Part 2

Hari ke 3  Melatih Kemandirian Anak Memakai Sabun & Shampo Part 2 🌷Temuanku hari ini Pagi ini cuaca di luar cukup sedikit mendung, suhu udara pun terasa lebih dingin dari biasanya, rasanya memang membuat mager untuk beraktifitas. Namun tak berlaku bagi Maryam, pagi-pagi sekali setelah ikut merecoki Nenek, Biya dan kakaknya sarapan bubur ia bersemangat keluar rumah. Seperti hal yang biasa ia lakukan, bermain-main di luar dan berjalan-jalan kesana kemari tak betah jika hanya duduk dan diam saja.  Aku memang sudah memasak air panas untuk anak-anak mandi. Ya, hari ini aku akan mulai melatih lagi apa yang kulakukan kemarin pada Maryam. Namun, aku tahu pasti akan ada drama pagi jika mengajak si Kakak ikut serta mandi karena biasanya ia akan lebih manja saat ada neneknya atau bibinya. Yang biasanya mau mandi bersama dengan Maryam, ia lebih memilih menunggu nenek atau bibinya yang menemani nya mandi. Jadi, daripada terjadi drama mendadak lebih b...

Memakai Sabun & Shampo Sendiri

Hari ke 2  Zona 2 Melatih Kemandirian Anak Memakai sabun dan shampo sendiri  🌷Temuanku hari ini Pagi ini seperti biasa, Maryam bangun lebih dulu dibandingkan Kakaknya. Kami memang masih menginap di rumah neneknya (mamahku ) sejak beberapa hari yang lalu, dan Kakaknya biasanya tidur bersama neneknya.  Biasanya memang mereka mandi bersama, namun kali ini karena kakaknya belum bangun dan aku terlanjur menyiapkan air untuk mandi jadilah Maryam ku ajak mandi lebih dulu.  "Andiii Andi.." serunya dengan riang saat ku ajak mandi. Yang berarti mandi "Baits.. baits" serunya kembali saat mulai memasuki kamar mandi.  Maksudnya adalah berdoa sebelum masuk kamar mandi, Allohumma inni audzubika minal hubusi wal khobaits. Ia memang sering mendengar aku atau kakanya berdoa itu saat memasuki kamar mandi, maka tak heran jika ia pun ingin ikut-ikutan berdoa meskipun hanya bunyi kalimat akhirnya saja yang ia bisa untuk saat ini, MasyaaAllah tak apa ya Nak kelak kamu juga akan bisa ...

Mengupas Pisang Sendiri

Zona 2 Kemandirian Anak  Hari ke 1  Mengupas Pisang Sendiri Temuanku hari ini  Alhamdulillah usia si bungsu saat ini menuju 16mo. Doi sebenarnya memang sudah terbiasa makan dan nyemil sendiri karena sejak awal MPASI kami menggunakan metode dominasi blw, namun aku akan mencoba mengarahkan Maryam untuk belajar mengupas pisang sendiri karena si kecil ini memang suka penasaran dengan hal-hal yang ditemuinya. Mengupas buah-buahan yang mudah dan mengupas telur adalah target kemandirian yang insyaaAllah akan aku usahakan untuk si kecil Maryam.  Strong Why  Si kecil Maryam memang sering kulihat adalah anak yang serba penasaran dan selalu berusaha mencoba sendiri apa yang menurutnya menarik untuk dicoba. Seperti kegiatan mengupas pisang ini, pernah kudapati beberapa waktu ia berusaha mengupas pisang sendiri yang terkadang berhasil dan terkadang malah berakhir berantakan. Nah, dengan ini aku akan mencoba mengarahkannya agar ia lebih bisa mengatasi kegiatan mengupas pisang...