Langsung ke konten utama

Menjadi Pendengar yang Baik

Tantangan 15 Hari

Komunikasi Produktif

Hari ke 8 


Menjadi Pendengar yang Baik

❤️ Temuanku hari ini

Hari ini kami pulang dari rumah nenek. Alhamdulillah dengan selamat dan lancar sampai rumah. 
"Ummi tadi tuh kita dari mana si?" Tanya Qonita. 
Ia memang sudah selesai mandi dan memakai baju, dan seperti biasa ia akan tampak tak sabar bercerita.

"Dari cangkorah nak. Dari siapa coba ? " Tanyaku kemudian sambil memakaikan baju pada si kecil Maryam. 
"Dari nenek sama Abah "jawabnya sembari tersenyum. Aku lihat ia mengguratkan perasaan senang, sedikit-sedikit ia bertanya padaku atau pada abinya tentang kemarin di cangkorah. Kebawelannya tanya-tanya dan berusaha menceritakan kembali kenangan apa saja yang telah telah ia dapat kemarin disana.  
Aku merasa senang memperhatikan tingkah lakunya, setidaknya ia sekarang bisa merasakan bahwa nenek dan yang lainnya keluarga di cangkorah adalah keluarga yang baik, menyayangi Qonita dan Maryam adiknya. 
Raut wajahnya merasakan kerinduan pada teman-temannya (sepupunya). Ia merasa bangga dan senang bisa mempunyai teman baru yang tak lain adalah sepupu-sepupunya. 
Alhamdulillah, pikirku. Ini adalah pencapaian yang baik bagi perkembangan Qonita.  Tak seperti biasanya yang sangat tak nyaman, dan ingin segera pulang. 
Ya, mungkin bagi sebagian orang ini adalah hal biasa tapi bagiku ini adalah pengalaman berharga terutama untuk anak-anaku. 

❤️Tantanganku hari ini
Menjadi seorang pendengar yang baik, karena ketika Qonita telah beraktifitas atau menemukan hal baru, ia akan terus bercerita tentang itu dan banyak bertanya. 
Berusaha memilih diksi yang tepat agar tak mencederai fitrahnya untuk bercerita dan aku harus sabar ketika memang aku tak fokus mendengarkannya karena sambil mengerjakan pekerjaan domestik di rumah....

❤️Poin komunikasi produktif hari ini
Kalimat yang jelas dan diksi yang tepat dalam penyampaian respon dan pujian 
Menjadi pendengar yang baik sebagai bentuk respon empati pada anak

❤️ Rencanaku esok hari 
insyaaAllah aku akan lebih baik dari hari ini dengan lebih sabar menjadi pendengar dan responsif ketika mendengar anakku bercerita dan bertanya apapun. 

❤️Bintangku hari ini
Perolehan bintangku hari ini Alhamdulillah bintang 5 ,⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga bisa dipertahankan bahkan lebih baik dari ini. Bismillah 



Fitri Yani Sari
IP Bandung

#harike-8
#tantangan15hari
#zona1komprod
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fii Amanillah Abi

Sebuah cerita pengalaman seorang anak berusia 6 tahun saat qodarullah harus ditinggal dalam waktu yang cukup lama oleh ayahnya. Cerita ditulisnya dalam buku tulis bertuliskan tangan, sesuai bahasa yang ia tahu dibantu pertanyaan-pertanyaan pemantik dari Ummi agar alurnya pas.  Dibukukan dalam sebuah ebook yang bisa dibaca dan digunakan oleh siapapun untuk kebutuhan literasi. Tidak untuk dikomersilkan.  Salam literasi  Unduh cerita versi pdf di  Fii Amanillah Abi Cerita versi audio book di  Audio Book  atau  https://www.instagram.com/reel/CycAcd2yTq2/?utm_source=ig_web_copy_link&igshid=MzRlODBiNWFlZA==

Puasa Pekan 3 #Kepompong

Waktu begitu cepat berlalu. Rasa-rasanya 24 jam dalam sehari begitu singkat buatku, astagfirullah. Betapa manajemen waktuku amburadul. Bahkan aku pun sering lupa tanggal berapa. Aku pun lebih sering menarik diri dari dunia maya, sedikit sekali waktuku yang kugunakan untuk bersosial media akhir-akhir ini, hingga suamiku sendiri jarang bisa berkomunikasi denganku, aku merasa lebih sibuk di kehidupan nyata dengan kegiatan domestik dan target-target yang belum tercapai. Bahkan menulis jurnal harian pun kadang rapel dan sudah banyak sekali yang hanya menulis di template tanpa caption. Pekan ini begitu menyita tenaga fisik dan batinku. Qodarullah.  Sampai tiba juga di hari dimana aku bisa menulis jurnal ini. Kutulis saat anak-anak terlelap tidur siang. Jurnal puasa pekan 3.  Ko bisa? Udah 3 pekan aja pekan puasa menjadi kepompong, tapi aku merasa belum menjadi lebih baik huhu. Kemana aja aku selama ini?  Diantara puasa dan tantangan mungkin tak ada bedanya, sama-sama masih bany...

Mentorship #4

Memasuki pekan ke 4. Aku bersyukur masih diberi kesempatan untuk bernafas, bersyukur masih diberi kesempatan untuk melakukan berbagai hal yang menjadi targetku di pekan ini. Alhamdulillah. Seperti yang ku targetkan di deadline pekan ini, aku melakukan terapi syukur, memperbanyak syukur dari sekecil apapun yang ada dari yang kulihat, yang kudengar, yang kurasa, yang kusentu dan kucium serta yang ku punya. MasyaaAllah.  Dan inilah ceritaku pekan ini.