Langsung ke konten utama

Mencuci Sepeda

Zona 3

Cerdas Emosi dan Spiritual

Hari ke 11

Mencuci Sepeda


🌸 Rencana 

Hari ini kami memang masih di rumah Mamahku, dan berencana baru akan pulang sore ini. 
Karena sewaktu ke rumah Mamah anak-anak bersepeda maka saat pulang kembali ke rumah pun anak- anak harus membawa sepedanya seperti saat itu. Awalnya si Kakak enggan pulang dan malah ingjn mengianap lagi dan ingin mencuci sepeda adiknya. Ku coba jelaskan lebih baik mencuci sepeda di rumah dan  kucoba bujuk kembali dan Alhamdulillah ia pun bersedia. 
❤️Planner : Ummi 
❤️ Pimpinan Project : Abi 
❤️ Pelaksana : Kaka Qonita & Maryam 

📆 Hari : Ahad, 07 November 2020
⏲️ Pukul : Selepas ashar 

💳Logistik 
√ Sepeda 
√ Air
√ Selang
√ Sabun 
√ Sikat 

🌸 Aktual dan Kendala 


Selepas ashar kami pun bersiap pulang. Anak-anak sudah siap di sepeda nya masing-masing. Kami pun memulai perjalanan. Targetku membiarkan anak-anak memakai sepeda ketika pulang adalah agar melatih keberanian nya dan melatih fisik motiriknya. Tak harus dua-duanya tercapai. Berani memakai sepeda diantara jalanan raya adalah sebuah pencapaian yang sudah luar biasa. 
Awalnya aku bersama Maryam dan Abinya bersama Kaka Qonita. Si Kakak bersama si Abi sudah berjalan cukup jauh sementara Maryam denganku dengan slow motion. Aku pun memang banyak berhenti karena pinggang lumayan terasa sakit setelah terus membungkuk membantu Maryam dengan sepeda nya. 
Aku menyemangati keduanya dengan perkataan "semangat". Dan si kecil pun ikut-ikutan mengucapkan "emangat", sepanjang jalan ia pun mengoceh terus. Sampai akhirnya ia tiba-tiba berhenti dan turun dari sepedanya. Dan saat kutanya kenapa turun dari sepeda,ia hanha menjawab 

"Ape, : read: cape. Ia pun berjalan tanpa sepeda dan menuju Abinya meninggalkan aku dan sepeda Ng di belakangnya. Akupun menurutinya dari belakang dan menjunjung sepedanya. 
Alhamdulillah setelah sampai rumah kami tak langsung mandi, seperti rencana sebelumnya kami akan mencuci sepeda. 
Alhamdulillah kegiatan mencuci sepeda berjalan lancar dan sk kecil Maryam terlihat senang melakukannya.

🌸 Refleksi 
Alhamdulillah semuanya berjalan lancar meskipun ada kendala sedikit kami bisa melewatinya. 
Semuanya merasa senang dan bersemangat. 

🌸Capaian Keberhasilan
Alhamdulillah keberhasilan saat ini adalah 95<%



#harike11
#tantangan15hari
#zona3cerdasemosidanspiritual
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia
#familyproject
#sahabatterbaik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fii Amanillah Abi

Sebuah cerita pengalaman seorang anak berusia 6 tahun saat qodarullah harus ditinggal dalam waktu yang cukup lama oleh ayahnya. Cerita ditulisnya dalam buku tulis bertuliskan tangan, sesuai bahasa yang ia tahu dibantu pertanyaan-pertanyaan pemantik dari Ummi agar alurnya pas.  Dibukukan dalam sebuah ebook yang bisa dibaca dan digunakan oleh siapapun untuk kebutuhan literasi. Tidak untuk dikomersilkan.  Salam literasi  Unduh cerita versi pdf di  Fii Amanillah Abi Cerita versi audio book di  Audio Book  atau  https://www.instagram.com/reel/CycAcd2yTq2/?utm_source=ig_web_copy_link&igshid=MzRlODBiNWFlZA==

Mentorship #4

Memasuki pekan ke 4. Aku bersyukur masih diberi kesempatan untuk bernafas, bersyukur masih diberi kesempatan untuk melakukan berbagai hal yang menjadi targetku di pekan ini. Alhamdulillah. Seperti yang ku targetkan di deadline pekan ini, aku melakukan terapi syukur, memperbanyak syukur dari sekecil apapun yang ada dari yang kulihat, yang kudengar, yang kurasa, yang kusentu dan kucium serta yang ku punya. MasyaaAllah.  Dan inilah ceritaku pekan ini. 

Mentorship #5

Bagi sebagian orang, jujur dan mengakui kesalah adalah sebuah hal yang mudah saja. Tapi mungkin bagi sebagian orang ini begitu sulit dan merasa harus merendahkan sisi keegoisannya. Di pekan ini kami ditantang untuk jujur mengakui kesalahan. Dan inilah sebuah kejujuran, semoga dengannya bisa menjadi semangat kembali untuk memperbaiki dan lebih baik lagi.  Pekan ini akupun entah kenapa merasa rindu dengan sang buddy. Hay dirimu Oktavia Winarti  aku tau kita lagi berproses sama-sama dengan cara dan tujuan yang berbeda. Tapi semoga semangat kita sama ya, semangat untuk tetap berjuang meraih apapun yang kita inginkan tanpa sedikitpun melupakan keterlibatan doa pada Yang Maha Kuasa atas segalanya. Allah Azza Wa Jalla.