Langsung ke konten utama

Tahap Ulat Pekan #5


Berwisata di area camping ground. Alhamdulillah setelah pekan kemarin berjalan-jalan di kebun apel. Menemukan banyak sekali apel-apel lezat yang bisa dimasukkan ke dalam keranjang apel. Memilih dan memilah apel mana yang sekiranya paling lezat dan dibutuhkan dalam perjalanan petualangan di hutan kupu cekatan ini. Akhirnya aku pun tiba di area camping ground. 

Disini, tentu saja tak akan seru rasanya jika hanya seorang diri. Maka, aku pun bergerak mencari teman-teman untuk kemudian berkemah bersama, bercengkrama satu sama lain, saling sharing tentang apa saja yang telah didapatkan di kebun apel. 

Maka inilah dia teman-teman yang berhasil aku kumpulkan untuk berkemah bersama. 








Lalu, dari hasil perkenalan dan bercengkrama tersebut didapatlah data sebagai berikut. Sebagai rangkuman berbagai apel favorit. 




Tak lupa, pekan ini akupun makan makanan yang bergizi. 




#institutibuprofesional

#tahapulat

#buncek

#tahapulatpekan5



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fii Amanillah Abi

Sebuah cerita pengalaman seorang anak berusia 6 tahun saat qodarullah harus ditinggal dalam waktu yang cukup lama oleh ayahnya. Cerita ditulisnya dalam buku tulis bertuliskan tangan, sesuai bahasa yang ia tahu dibantu pertanyaan-pertanyaan pemantik dari Ummi agar alurnya pas.  Dibukukan dalam sebuah ebook yang bisa dibaca dan digunakan oleh siapapun untuk kebutuhan literasi. Tidak untuk dikomersilkan.  Salam literasi  Unduh cerita versi pdf di  Fii Amanillah Abi Cerita versi audio book di  Audio Book  atau  https://www.instagram.com/reel/CycAcd2yTq2/?utm_source=ig_web_copy_link&igshid=MzRlODBiNWFlZA==

Mentorship #4

Memasuki pekan ke 4. Aku bersyukur masih diberi kesempatan untuk bernafas, bersyukur masih diberi kesempatan untuk melakukan berbagai hal yang menjadi targetku di pekan ini. Alhamdulillah. Seperti yang ku targetkan di deadline pekan ini, aku melakukan terapi syukur, memperbanyak syukur dari sekecil apapun yang ada dari yang kulihat, yang kudengar, yang kurasa, yang kusentu dan kucium serta yang ku punya. MasyaaAllah.  Dan inilah ceritaku pekan ini. 

Mentorship #5

Bagi sebagian orang, jujur dan mengakui kesalah adalah sebuah hal yang mudah saja. Tapi mungkin bagi sebagian orang ini begitu sulit dan merasa harus merendahkan sisi keegoisannya. Di pekan ini kami ditantang untuk jujur mengakui kesalahan. Dan inilah sebuah kejujuran, semoga dengannya bisa menjadi semangat kembali untuk memperbaiki dan lebih baik lagi.  Pekan ini akupun entah kenapa merasa rindu dengan sang buddy. Hay dirimu Oktavia Winarti  aku tau kita lagi berproses sama-sama dengan cara dan tujuan yang berbeda. Tapi semoga semangat kita sama ya, semangat untuk tetap berjuang meraih apapun yang kita inginkan tanpa sedikitpun melupakan keterlibatan doa pada Yang Maha Kuasa atas segalanya. Allah Azza Wa Jalla.